Oleh: evalyanee | Desember 14, 2009

Tanaman Anti Polutan Sebagai Dekorasi dalam Ruangan Kita

Isu global warming yang akhir-akhir ini sedang hangat diperbincangkan menjadi isu penting bagi kehidupan kita. Pencemaran lingkungan semakin meningkat akibat ulah tangan manusia itu sendiri yang berdampak negatif pada kesehatan kita yang diakibatkan oleh banyaknya radikal bebas. Kita dapat meredam berbagai macam polutan akibat pencemaran lingkungan dengan beberapa cara, misalnya dengan makan makanan yang banyak mengandung oksidan serta bagi penggemar tanaman hias kita juga dapat menggunakan beberapa tanaman hias tertentu yang dapat meyerap radikal bebas yang ada pada ruangan. Jadi, selain sebagai dekorasi ruangan tanaman hias tersebut juga bisa bermanfaat menjadi penyerap polutan ruangan. Beberapa tanaman hias tersebut diantaranya :

Dracaena
Dracaena atau yang biasa disebut Hanjuang , tanaman tersebut ada 2 jenis batang biasa atau batang kecil dengan daun Varigata . Tanaman tersebut digunakan tanaman pagar tetapi banyak juga yang menggunakan sebagai tanaman hias dalam ruangan/indoor, karena sifatnya yang mampu bertahan lama dalam ruangan. Agar tanaman tersebut sehat sebaiknya setiap minggu sekali di keluarkan untuk memperbaiki metabolismenya. Dalam laporan NASA dan ALCA hanjuang dalam pot berdiameter 20 cm mampu menyerap antara 18.000– 27. 279 Mikrogram Tricloroetilane, 25.968 mgr Benzana serta 20. 459 m.gr Formaldehida setiap 24 jam.

Ficus
Tanaman ini mampu tumbuh dengan baik dalam ruangan atau diluar ruangan tetapi untuk penempatannya usahakan dekat jendela yang selalu terkena sinar matahari karena kebutuhan sinar mataharinya 60%. Dalam pot berdiameter 25 cm mampu menyerap 35.520 mgr Amonia,  22.560 mgr Formaldehida setiap 24 jam.


Sansieviera
Banyak orang tahu tanaman ini sebagai penyerap polutan ruangan untuk menyerap Xylenen dan dan ammonia tergolong rendah. Tetapi daya serapnya terhadap Benzana adalah salah satu yang terbaik yaitu 28.710 mgr setiap 24 jam.

Chlorophytum
Disebut juga sebagai Liliparis, biasanya dipajang sebagai tanaman gantung, tanaman ini mampu menyerap gas Carbonmonoksida . Tanaman ini pada pot diameter 20 cm mampu menyerap Formaldehida 10.378 mgr setiap 24 jam.

Chamaedorea/ aplem bamboo

Tanaman tersebut sangat lengkap menyerap toxin dalam ruangan, tanaman tersebut memerlukan sinar matahari, 60%. Kemampuan menyerap zat toxin berbahaya sangat lengkap yaitu menyerap Trikloroetilen 16.520 mgr, benzana 34.073 mgr, Formaldehida 76.707 mgr, tanaman ini tergolong lengkap karena mampu menyerap Xilene maupun ammonia dalam jumlah besar.

Philodendron
Tanaman ini adalah merambat tetapi sekarang sedang trend ditanam di pot karena kekompakan dan keindahan warna daunnya. Dengan sinar matahari 40%-50% tanaman ini hidup secara maksiimal, sehingga banyak digunakan dalam ruangan sebagai dekoratif ruangan yang sekaligus mampu menyerap zat berbahaya Formaldehida sebesar 8.000 mgr per 24 jam.

Nephrolepis
Tanaman paku pakuan ini adalah penyerap zat racun Formaldehida terbaik 44.712 mgr per 24 jam. Disarikan dari National Aeronautics & Spaces Administration ( NASA ), dan  Associated landscape Contractors of America ( ALCA ).

http://id.shvoong.com

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: